Sempat Terancam Jual Rumah demi Berobat, Saniah Dipulangkan Gratis ke Lombok 

- Penulis

Jumat, 17 Juli 2026 - 23:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Timur – Saniah, warga Dusun Bagek Polak, Desa Batu Putik, Kecamatan Keruak, Kabupaten Lombok Timur, akhirnya dapat kembali ke kampung halamannya tanpa dipungut biaya setelah menjalani perawatan akibat kecelakaan yang dialaminya di Malaysia.

 

Sebelumnya, keluarga Saniah disebut menghadapi beban biaya yang sangat besar, yakni sekitar Rp 300 juta untuk perawatan di Hospital Segamat, Malaysia, serta sekitar Rp80 juta untuk biaya pemulangan dari Batam ke Lombok dengan pendampingan dokter dan perawat menggunakan pesawat. Kondisi tersebut bahkan membuat sang ibu, Saniah, berencana menjual rumah demi membiayai pengobatan dan proses kepulangan anaknya. Namun, rumah yang ditawarkan tidak kunjung terjual.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Beruntung, berbagai pihak hadir memberikan bantuan sehingga seluruh proses pemulangan dan penanganan Saniah dapat dilakukan tanpa membebani keluarga. Saniah akhirnya dipulangkan ke Lombok secara gratis dan kini menjalani perawatan lanjutan di RSUP Provinsi NTB.

 

Juru bicara keluarga Saniah, Muhrim, pemuda asal Lombok Timur, menyampaikan rasa syukur sekaligus ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu sejak proses perawatan di Malaysia hingga kepulangan ke Tanah Air.

 

“Atas nama keluarga besar Saniah, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran pemerintah Republik Indonesia dan semua pihak yang telah memberikan perhatian, bantuan, dan kemudahan sehingga Saniah dapat kembali ke Lombok tanpa harus mengeluarkan biaya yang sangat besar,” ujar Muhrim, dalam keterangan tertulis yang diterima media ini, Jumat (17/7/2026).

Baca Juga:  Lepas Keberangkatan Terakhir 31 Desember 2025, BIZAM Sambut Penumpang Perdana 1 Januari 2026

 

Muhrim menjelaskan, Saniah mengalami kecelakaan di Malaysia pada malam hari dan kemudian dievakuasi ke Hospital Segamat oleh petugas ambulans yang melintas di lokasi kejadian. Ia berharap peristiwa tersebut menjadi pelajaran bagi masyarakat, khususnya warga NTB, agar memilih jalur resmi apabila hendak bekerja ke luar negeri sehingga proses administrasi dan perlindungan lebih mudah apabila terjadi musibah.

 

Dalam kesempatan tersebut, Muhrim menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah memberikan dukungan, di antaranya Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia melalui BP2MI, Gubernur NTB H. L. Muhammad Iqbal, Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin bersama Dinas Tenaga Kerja dan BAZNAS Lombok Timur, Bupati Lombok Tengah H. Lalu Pathul Bahri bersama BAZNAS Lombok Tengah, BAZNAS Provinsi NTB, BAZNAS Batam dan BP3MI, Direktur RSUP Provinsi NTB dr. H. Asrul Sani, pihak Lion Air, Direktur Rumah Sakit AW BROS Batam beserta dokter dan perawat yang mendampingi Saniah selama perjalanan, serta jajaran KJRI dan KBRI di Malaysia.

 

Menurut Muhrim, bantuan dan kepedulian dari seluruh pihak tersebut menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada warganya yang mengalami musibah di luar negeri.

 

“Kami tidak tahu lagi bagaimana mengungkapkan rasa terima kasih atas bantuan yang begitu besar. Semoga Allah SWT membalas semua kebaikan yang telah diberikan, memberikan kesehatan kepada seluruh pihak yang terlibat, serta menjadikan setiap bantuan yang diberikan sebagai amal ibadah,” tutupnya. (AWN).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel katantb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

[HOAKS] Klaim Informasi Dugaan Penculikan Anak di Desa Batunyala Lombok Tengah   
Kandang Ayam Diduga Milik BUMDes Rempung Dibangun di Kompleks Sekolah Picu Protes Orang Tua Siswa, Ketua APM2 Buka Suara
Anggota DPRD Lombok Timur Dapil II Mahdan Beri Sinyal Program untuk Ruang Ngaji MDT Salikussibyan
Ruang Belajar Sederhana Tak Surutkan Semangat Santri MDT Salikussibyan Ngaji
Usai Potong Sapi Jadi Menu MBG, Wakasek SMP Tahfiz Insan Madani Apresiasi Dukungan Berbagai Pihak
Pertama di NTB! Dapur MBG Insan Madani Potong Sapi, Kolaborasi dengan BUMDes Sukaraja Tuai Apresiasi
Lepas Keberangkatan Terakhir 31 Desember 2025, BIZAM Sambut Penumpang Perdana 1 Januari 2026
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 23:48 WITA

Sempat Terancam Jual Rumah demi Berobat, Saniah Dipulangkan Gratis ke Lombok 

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:48 WITA

[HOAKS] Klaim Informasi Dugaan Penculikan Anak di Desa Batunyala Lombok Tengah   

Selasa, 3 Maret 2026 - 07:24 WITA

Kandang Ayam Diduga Milik BUMDes Rempung Dibangun di Kompleks Sekolah Picu Protes Orang Tua Siswa, Ketua APM2 Buka Suara

Kamis, 29 Januari 2026 - 06:02 WITA

Anggota DPRD Lombok Timur Dapil II Mahdan Beri Sinyal Program untuk Ruang Ngaji MDT Salikussibyan

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:15 WITA

Ruang Belajar Sederhana Tak Surutkan Semangat Santri MDT Salikussibyan Ngaji

Berita Terbaru

Lombok Tengah

Polres Loteng Tangkap Pelaku Curas di Praya Barat Daya

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:16 WITA