KataNTB.com | MATARAM — Kehadiran mahasiswa asing di Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram menjadi pemacu semangat bagi seluruh civitas akademika untuk terus meningkatkan kualitas. Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. H. Masnun, M.Ag., menegaskan bahwa kampus kini membidik target menjadi perguruan tinggi bertaraf internasional pada tahun depan.
Pesan dan motivasi tersebut disampaikan Prof. Masnun di hadapan para mahasiswa baru dalam acara Orientasi Akademik Mahasiswa (OAM) Pascasarjana UIN Mataram, Selasa (1/9/2026).
“Dengan adanya mahasiswa luar negeri, baik yang ada di pascasarjana maupun di program S1, ini menjadi tantangan baru bagi kita. Tahun depan kita akan targetkan UIN bertaraf internasional, jadi dosen dan mahasiswanya juga harus berwawasan internasional,” tegasnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, sebagai lembaga pendidikan tinggi Islam, UIN Mataram tidak boleh hanya berkutat pada literatur keislaman tradisional atau budaya lokal Indonesia saja. Seluruh civitas akademika dituntut untuk berpikir global dan mampu menyumbangkan gagasan ke kancah internasional. Salah satu Pekerjaan Rumah (PR) terbesarnya adalah memperkenalkan konsep Islam Nusantara yang majemuk ke mata dunia.
“Kita mungkin bisa bangga dengan adanya mahasiswa dari luar negeri, bahkan dari negeri Islam yang jauh di sana. Namun itu semua tidak cukup. Sebagai cendekiawan muslim, kita perlu turut andil bagaimana membangun keislaman yang global, terlebih dengan keterbukaan informasi seperti saat ini,” tambah Prof. Masnun.
Guna mewujudkan visi besar tersebut, Rektor mendorong para dosen dan mahasiswa untuk secara masif meningkatkan kualitas literasi dan riset. Rujukan bacaan dituntut untuk tidak lagi sebatas buku atau jurnal nasional, melainkan wajib merambah jurnal internasional. Ia bahkan mendorong dosen dan mahasiswa agar aktif berkontribusi menulis di berbagai publikasi bertaraf dunia.
Khusus kepada mahasiswa baru Pascasarjana, Prof. Masnun memberikan instruksi tegas agar budaya menulis dan membaca ditingkatkan sejak hari pertama perkuliahan.
“Bagi mahasiswa baru, mulailah menulis dan memperbanyak bacaannya mulai saat ini. Tulis apa saja, mulai di koran-koran atau jurnal-jurnal sederhana untuk mengasah kemampuan kita,” pesannya.
Rektor menegaskan bahwa mahasiswa jenjang pascasarjana memiliki tanggung jawab moral untuk menyumbangkan pemikiran bagi masyarakat global. Hal ini merupakan bagian dari misi memajukan kualitas pendidikan di Indonesia sekaligus memperkuat pengaruh UIN Mataram di ranah pendidikan Islam dunia.
“Kita yang kini masuk di pascasarjana sudah tidak memikirkan diri kita sendiri, namun juga sudah harus menyumbangkan ide-ide ke dunia internasional. Kita harus mulai produktif. Jika tidak demikian, kita akan tertinggal dan terus tertinggal,” pungkasnya. (bal)
Penulis : Iqbal Hidayat















