Lombok Timur – Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Sekolah Menengah Pertama (SMP) Tahfiz Insan Madani, Zaenul Hadi yang akrab disapa Bung ZaHa menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada berbagai pihak atas dukungan serta perhatian yang diberikan terhadap pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di lingkungan Insan Madani. Ia menegaskan, Dapur MBG Insan Madani akan terus berbenah dan berkomitmen menjalankan program sesuai saran, masukan, bahkan kritik konstruktif dari seluruh elemen, termasuk sekolah-sekolah mitra.
“Secara bersama-sama, mari kita wujudkan visi dan misi Presiden Prabowo Subianto, yakni melayani generasi bangsa melalui program Makanan Bergizi Gratis (MBG), sekaligus memberdayakan UMKM dan BUMDes setempat,” ungkap Bung ZaHa, kepada Katantb.com, Rabu, (21/01/2026)
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menambahkan, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) MBG Insan Madani Siwi Raya yang berlokasi di Desa Sukaraja, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur, mencatatkan terobosan sebagai dapur MBG pertama di Nusa Tenggara Barat (NTB) yang melakukan pemotongan sapi secara mandiri. “Inisiatif ini diambil untuk memastikan kualitas, kehalalan, serta ketersediaan bahan pangan demi mendukung keberlanjutan program MBG,” ujarnya.
“Dapur MBG Insan Madani telah beberapa kali melaksanakan pemotongan sapi sebagai bagian dari menu MBG. Langkah ini diharapkan mampu memberikan manfaat nyata, tidak hanya bagi peserta didik sebagai penerima manfaat utama, tetapi juga bagi masyarakat sekitar,” tuturnya.
Sambungnya “Alhamdulillah, semoga apa yang kami lakukan membawa keberkahan dan manfaat yang luas,” sebutnya.
Dijelaskannya, pemotongan sapi tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sukaraja. “Kerja sama ini menjadi bentuk sinergi nyata antara pelaksana program MBG dan lembaga ekonomi desa dalam memanfaatkan potensi lokal, khususnya di sektor peternakan,” pungkasnya. (ZHA)














