Suasana Penuh Makna Warnai Bincang Santai HPN 2026 di Lombok Tengah

- Penulis

Selasa, 10 Februari 2026 - 10:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Tengah – Suasana santai namun penuh makna mewarnai peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026, saat media, pemerintah, dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) duduk bersama dalam sebuah bincang santai bertema “Kritik dan Saran untuk Pers dalam Sinergi Bangun Daerah dan Negeri” yang diinisiasi Jurnalis Independen Lombok Tengah (JILT), diselenggarakannya di Taman Tonjeng Baru, Praya, Lombok Tengah, Senin, 9 Februari 2026.

 

Dalam bincang santai tersebut, berbagai gagasan mengemuka, mulai dari pentingnya kritik media hingga kebutuhan menyiapkan sumber daya manusia yang mampu bersaing di masa depan. Kehadiran LSM turut memperkaya diskusi, terutama dalam menyampaikan perspektif masyarakat dan penguatan fungsi kontrol sosial.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Wakil Bupati Lombok Tengah, Nursiah, menilai peran media dan wartawan sangat penting dalam mendukung pembangunan serta peningkatan pelayanan publik di Kabupaten Lombok Tengah. “Yang pertama ini, media wartawan, masyarakat di situ, katakanlah ada kritik, saran itu untuk melihat kebutuhan-kebutuhan masyarakat kita di Lombok Tengah yang sudah, sedang dan yang akan datang,” ujarnya.

 

Ia menyebut, meskipun pemerintah daerah memiliki tujuan dan rencana yang terukur, peran media tetap sangat dibutuhkan untuk membantu mengukur arah pembangunan Lombok Tengah ke depan.

 

Nursiah juga menekankan pentingnya inovasi dan kreativitas, baik dari pemerintah maupun insan pers, agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Dengan potensi yang sudah ada dan terus berkembang, ia berharap media dan wartawan dapat terus berinovasi serta adaptif dalam menghadapi tantangan ke depan.

 

Lanjutnya, ia mengingatkan agar Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah tidak lalai dan terus melakukan pembandingan dengan daerah lain, baik di dalam maupun di luar Nusa Tenggara Barat. Menurutnya, peran media sangat penting dalam menghadirkan informasi pembanding tersebut.

Baca Juga:  Hujan Ringan Tak Surutkan Antusias Peserta Jalan Santai Kerukunan HAB Kementerian Agama RI ke-80

 

“Karena itupun dibutuhkan media dan wartawan sehingga tanpa pendekatan pembanding ini, tentu kita tidak akan mengetahui yang sebenarnya. Itu tugas media dan wartawan,” katanya.

 

Hasil pembanding itu, kata dia, dapat menjadi bahan koreksi sekaligus motivasi bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan di masa mendatang. Di akhir penyampaiannya, Nursiah menegaskan bahwa faktor penentu masa depan Lombok Tengah adalah kualitas sumber daya manusia (SDM). Tingkat pendidikan, profesi, dan aktivitas masyarakat dinilai menjadi kunci penting dalam pembangunan daerah.

 

Sementara itu, Samsul Bahri selaku pegiat wisata di Lombok Tengah menyampaikan bahwa keterlibatan media sangat penting, terutama untuk kemajuan sektor pariwisata. Ia berharap media dapat lebih bijak dalam menyajikan pemberitaan yang berkaitan dengan destinasi wisata.

 

“Kami harapkan agar media juga menyaring beritanya agar tidak terlalu vulgar. Memang baik, tapi ini untuk kemajuan pariwisata Lombok Tengah,” jelasnya.

 

Di sisi lain, Ketua PWI Lombok Tengah, Lalu Amrillah yang memandu jalannya bincang santai mengungkapkan bahwa dalam menjalankan peran dan tugasnya, media bekerja berdasarkan aturan yang telah diatur dalam Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999.

 

“Bahwa pers memiliki fungsi sebagai media informasi, pendidikan, hiburan, dan kontrol sosial, sehingga setiap produk jurnalistik harus tetap berpegang pada kode etik jurnalistik,” tegasnya. (LN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel katantb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Polresta Olah TKP Penemuan Mayat Tergantung di Kawasan Hutan BKU ‎
Patroli Intensif Polsek Praya Barat Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Wilayah Hukum
‎Polres Loteng Deklarasikan Kampung Bebas dari Narkoba di Desa Sengkol Kecamatan Pujut
Polres Loteng Tangkap Pelaku Curas di Praya Barat Daya
‎Polres Loteng Tetapkan Seorang Guru Ponpes di Pujut Jadi Tersangka Kasus Pencabulan ‎
FOGER Pemuda Aik Meneng Resmi Berdiri, Siap Berdayakan Potensi Empat Kecamatan
Cegah Penyelundupan Manusia, Polres Loteng Bersama AFP Gelar Edukasi Ke Masyarakat Pesisir
[HOAKS] Klaim Informasi Dugaan Penculikan Anak di Desa Batunyala Lombok Tengah   
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:02 WITA

‎Polresta Olah TKP Penemuan Mayat Tergantung di Kawasan Hutan BKU ‎

Jumat, 17 Juli 2026 - 21:01 WITA

Patroli Intensif Polsek Praya Barat Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Wilayah Hukum

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:59 WITA

‎Polres Loteng Deklarasikan Kampung Bebas dari Narkoba di Desa Sengkol Kecamatan Pujut

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:16 WITA

Polres Loteng Tangkap Pelaku Curas di Praya Barat Daya

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:59 WITA

FOGER Pemuda Aik Meneng Resmi Berdiri, Siap Berdayakan Potensi Empat Kecamatan

Berita Terbaru

Lombok Tengah

Polres Loteng Tangkap Pelaku Curas di Praya Barat Daya

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:16 WITA