Lombok Timur – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Makanan Bergizi Gratis Insan Madani Siwi Raya Desa Sukaraja Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur mencatat terobosan baru sebagai dapur MBG pertama di Nusa Tenggara Barat (NTB) yang melakukan pemotongan sapi secara mandiri. Langkah ini dilakukan sebagai upaya menjaga kualitas, kehalalan, serta ketersediaan bahan pangan untuk mendukung keberlangsungan program MBG.
Pemotongan sapi tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sukaraja. Kerja sama ini menjadi wujud sinergi antara pelaksana program MBG dengan lembaga ekonomi desa dalam memanfaatkan potensi lokal, khususnya sektor peternakan.
Wakil Ketua DPD II KNPI Lombok Timur Bidang Infrastruktur dan Pembangunan, Muhrim Rajasa, angkat bicara dan menyampaikan apresiasi penuh atas inisiatif Dapur MBG Insan Madani. Menurutnya, konsumsi daging yang sehat sangat penting bagi pertumbuhan dan kecerdasan generasi bangsa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Menu MBG yang disajikan Dapur Insan Madani tidak hanya berbasis daging ayam, tetapi juga daging sapi. Ini langkah positif dalam meningkatkan asupan gizi anak-anak,” ujarnya, dalam keterangan tertulis yang diterima Katantb.com, Selasa, (20/1/2026).
Lebih lanjut, Muhrim juga mengapresiasi langkah Dapur MBG Insan Madani yang menggandeng Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Sukaraja sebagai mitra dalam pengadaan sapi. Ia menilai, kolaborasi tersebut merupakan bentuk nyata pemberdayaan BUMDes sekaligus implementasi visi dan misi Presiden RI Prabowo Subianto, Gubernur NTB, serta Bupati Lombok Timur.
Apresiasi serupa juga disampaikan Ketua Gerakan Kawan NTB (GK), Bung Bojes. Ia menilai Dapur MBG Insan Madani telah membaca dan menerjemahkan visi Presiden Prabowo dengan baik, yakni melibatkan BUMDes setempat serta menyajikan menu bergizi yang lebih variatif, termasuk daging sapi.
“Ini contoh nyata dapur MBG yang tidak hanya fokus pada distribusi makanan, tetapi juga ikut menggerakkan ekonomi desa,” kata Bung Bojes.
Muhrim Rajasa bersama Bung Bojes berharap Dapur MBG Insan Madani dapat terus konsisten menyediakan daging bergizi bagi peserta MBG serta terus menggandeng BUMDes Desa Sukaraja dan desa-desa lainnya. Dengan demikian, visi besar pemerintah dalam mencetak generasi bangsa yang sehat dan cerdas dapat terwujud sesuai harapan.
Sementara itu, di tempat terpisah, Wakil Kepala SMP Tahfiz Insan Madani, Zaenul Hadi (Bung ZaHa), menyampaikan terima kasih atas seluruh apresiasi dan dukungan dari berbagai pihak. Ia menegaskan bahwa Dapur MBG Insan Madani akan terus berbenah dan berjalan sesuai saran, masukan, bahkan kritik dari semua elemen, termasuk sekolah-sekolah mitra.
“Secara bersama-sama kita wujudkan visi dan misi Presiden Prabowo Subianto, yaitu melayani generasi bangsa melalui Makanan Bergizi Gratis serta memberdayakan UMKM dan BUMDes setempat,” ungkapnya.
Ia menambahkan, Dapur MBG Insan Madani telah beberapa kali melaksanakan pemotongan sapi sebagai menu MBG dan berharap langkah tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi peserta didik dan masyarakat sekitar. “Alhamdulillah, semoga apa yang kami lakukan ini membawa keberkahan dan manfaat,” pungkasnya. (ZHA)














