Bupati Loteng dan PT AMAN Sepakati Dam Batujai Sebagai Seaplane, Menhub Dukung Penuh

- Penulis

Senin, 2 Maret 2026 - 20:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram – Bupati Lombok Tengah H.L.Pathul Bahri, SIP, MAP melakukan penandatanganan kerjasama dengan PT. Abadi Mega Angkutan Nusantara (AMAN) terkait dengan rencana perusahaan tersebut akan menjadikan Bendungan Batujai sebagai Hub Seaplane dan juga sebagai hangar untuk sea plane.

 

Penandatanganan dilakukan di ruang Direktur Utama Bank NTB Syariah Mataram dengan disaksikan Gubernur NTB dan Mentri Perhubungan RI serta para Dirjen Kementrian Perhubungan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Menurut rencana Bendungan Batujai akan menjadi hub bagi seaplane di Indonesia menghubungkan konektivitas pariwisata di NTB. “Nanti Bendungan Batujai sebagai penghubung antar kabupaten Kota di NTB melalui seaplane tersebut,” kata Bupati Lombok Tengah (Loteng) usai penandatanganan kerjasama Sabtu (28/2/2026)

 

Sea plane nantinya akan mendukung konektivitas dalam rangka mendorong wisatawan berkualitas, Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal telah ikut menandatangani MOU dengan PT Abadi Mega Angkutan Nusantara di Mataram pada 28 Februari 2026, Bupati Lombok Tengah mengatakan kesiapan bendungan batujai sebagai hangar bagi pendaratan seaplane. “Bendungan batujai sebagai hanggar sudah sangat siap. Kami mendukung rencana ini,” kata Bupati.

 

Dia menegaskan bahwa dampak positif yang ditimbulkan adalah adanya pertumbuhan dan pergerakan ekonomi masyarakat melalui UMKM. “Selain itu akan dijadikan pusat destinasi wisata bagi masyarakat,” ungkapnya.

 

Sejauh ini sudah dilakukan uji analisis danpak lingkungan oleh pihak AMAN dengan pemerintah provinsi dan Kabuoaten dan hasilnya tidak ada dampak lingkungan yang akan ditimbulkan. Selain itu masyarakat nelayan juga tidak akan terganggu dengan aktivitas seaplane itu. “Semua sudah dikaji dan dianalisis dampak baik buruknya, dan insyaallah tidak ada danpak negatif ditimbulkan terhadap lingkungan,” jelasnya.

 

Terpisah Gubernur NTB L.M.Iqbal mengatakan Bendungan Batujai direncanakan menjadi hub pertama bagi seaplane Indonesia untuk mendorong wisatawan berkualitas menikmati banyak destinasi yang tersebar di NTB. Tahun 2025 sampai September 2025, tercatat jumlah wisatawan mancanegara ke NTB sebanyak lebih dari 806 ribu orang terutama destinasi Mandalika, Senggigi, Gili, Pulau Moyo dan Tambora. Melalui visi Gubernur Iqbal, “NTB Makmur Mendunia”, layanan transportasi seaplane akan mendorong peningkatan pemasukan bagi pemerintah daerah khususnya dari sektor pariwisata.

 

“Kita ingin menghadirkan wisata yang nyaman, aman, langsung dan cepat, dan kehadiran seaplane akan memberikan kecepatan bagi wisatawan berkualitas yang memiliki uang namun waktu yang terbatas,” kata Presiden Direktur PT Abadi Mega Angkutan Nusantara, Michael Nicholas.

 

Seaplane rencananya akan mulai beroperasi tahun ini untuk mendukung event internasional sirkuit Mandalika Motor GP dan Asia Talent Cup guna menghadirkan wisatawan berkelas dunia. “Direncanakan bulan Juni 2026 sudah mulai beroperasi,” ungkapnya.

 

Menurutnya, Penerbangan dari Malaysia, Australia dan negara tetangga terdekat Thailand serta dari Timur Tengah diharapkan terus meningkat sehingga akan menggairahkan pelaku ekonomi di daerah yang akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat. “Untuk awal rute sementara sekitar NTB saja dahulu, namun kita akan expansi ke luar NTB seperti Bali,” ungkapnya

Baca Juga:  Bank NTB Syariah Fasilitasi Armada Ambulance Tim Medis NTB, Percepat Penanganan Kesehatan di Aceh

 

PT Abadi akan berinvestasi pada awal Rp. 450 milyar untuk Pembangunan hangar dan mendatangkan pesawat seaplane ke NTB. Tentunya dengan layanan transportasi pesawat tsb akan memberikan lapangan pekerjaan lebih banyak bagi lulusan pariwisata, hospitality restaurant dan resort serta UMKM. “Nanti akan banyak tenaga kerja yang bisa diserap dari kerjasama ini,” kata dia.

 

Pengalaman internasional menunjukkan bahwa konektivitas seaplane dapat menjadi katalis transformasi ekonomi. Misalnya, di Maladewa, operator dan teknologi seaplane asal Kanada menjadi fondasi lahirnya sebuah ekosistem pariwisata kelas dunia. Melalui model tersebut, Maladewa berhasil lebih dari melipatgandakan jumlah wisatawan dan resortnya, membangun industri pariwisata berbasis seaplane yang kini menghasilkan sekitar USD 5 miliar devisa setiap tahun, mempekerjakan secara langsung sekitar 60.000 tenaga kerja, serta menjadi industri ekspor terbesar bagi negara kepulauan tersebut.

 

Ditargetkan pada tahun 2026 ini PT Abadi Mega Angkutan Nusantara akan mendatangkan 2 pesawat seaplane dan akan bertambah sampai 10 dengan target 5 tahun ke depan melihat pangsa pasar wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia.

 

Usai menyaksikan melakukan Penandatanganan Kerjasama, Mentri Perhubungan bersama Gubernur NTB, Bupati Lombok Tengah, Wakil Bupati Lombok Tengah sejumlah Dirjen Kemenhub. BWS NTB mendatangi bendungan Batujai untuk melihat secara langsung kesiapan bendungan Batujai sebagai landasan pacu bagi pesawat seaplane.

 

Menurut penjelasan pihak PT. AMAN, panjang landasan yang akan digunakan sekitar 400 meter. Untuk sementara 2 pesawat yang akan parkir di Bendungan Batujai nanun melihat potensi pariwisata di NTB perkembangannya sangat pesat maka tidak menutup kemungkinan akan lebih banyak lagi. “semua persyaratan sudah kami siapkan pak Mentri,” ucapnya.

 

Ditanya soal danpak lingkungan yang akan ditimbulkan, dia menegaskan bahwa tidak ada danpak lingkungan yang akan ditimbulkan. Lalu bagaimana dengan nelayan setempat apakah akan terganggu, dia memastikan tidak akan terganggu. Soal jadwal penerbangan belum diketahui. “Nanti kita lihat sejauh mana perkembangannya,” jelasnya.

Sementara itu Mentri Perhubungan RI mendukung sepenuhnya rencana tersebut. Dia berharap segala prosedur sudah diselesaikan sebingga nanti tidak ada masalah yanv ditimbulkan dikemudian hari. “Silahkan disegerakan. Semua kendala dan prosedur harus segera diselesaikan,” ucapnya

 

Dalam perbincangan antara pihak PT AMAB dengan Mentri. Dia berharap dukungan semua pihak agar harapan pariwisata di NTB khususnya Lombok Tengah semakin maju. (JILT).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel katantb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Yanicious Cake and Drink Suguhkan JASUKE Yanicious, Manis, Gurih, Bikin Nagih, Cuma Rp 10 Ribu 
Yanicious Cake and Drink Tawarkan “Es Jelly Latte”, Minuman Segar 4 Varian Rasa, Siap Antar ke Rumah di Sekitar Kota Mataram
Menteri Diktisaintek Resmi Lantik Prof. Sukardi Pimpin Unram Periode 2026–2030
Donasi Evakuasi Juliana Marins Jadi Api Konflik, Agam Rinjani Dituding Bohongi Publik
Bank NTB Syariah Fasilitasi Armada Ambulance Tim Medis NTB, Percepat Penanganan Kesehatan di Aceh
Pemkab Lombok Tengah Raih Predikat Informatif pada Anugerah KIP NTB 2025
Desa Semparu Lombok Tengah Raih Predikat Desa Terinformatif NTB 2025
Pemkab Lombok Tengah Terima Penghargaan BPK RI atas Capaian PTLRHP Tertinggi di NTB
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:30 WITA

Yanicious Cake and Drink Suguhkan JASUKE Yanicious, Manis, Gurih, Bikin Nagih, Cuma Rp 10 Ribu 

Senin, 6 April 2026 - 12:40 WITA

Yanicious Cake and Drink Tawarkan “Es Jelly Latte”, Minuman Segar 4 Varian Rasa, Siap Antar ke Rumah di Sekitar Kota Mataram

Selasa, 10 Maret 2026 - 23:06 WITA

Menteri Diktisaintek Resmi Lantik Prof. Sukardi Pimpin Unram Periode 2026–2030

Senin, 2 Maret 2026 - 20:49 WITA

Bupati Loteng dan PT AMAN Sepakati Dam Batujai Sebagai Seaplane, Menhub Dukung Penuh

Jumat, 6 Februari 2026 - 16:23 WITA

Donasi Evakuasi Juliana Marins Jadi Api Konflik, Agam Rinjani Dituding Bohongi Publik

Berita Terbaru

Lombok Tengah

Polres Loteng Tangkap Pelaku Curas di Praya Barat Daya

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:16 WITA