Awal Januari 2026 BGN Operasikan 19.188 SPPG

- Penulis

Jumat, 2 Januari 2026 - 13:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu Dapur MBG yang ada di wilayah Jakarta Pusat

i

Salah satu Dapur MBG yang ada di wilayah Jakarta Pusat

JAKARTA-Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menutup tahun 2025 dengan capaian signifikan. Dari tahap awal pelaksanaan yang dimulai hanya dengan 190 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), program ini berhasil membangun fondasi layanan hingga mencapai 19.188 SPPG di akhir 2025.

berita yang dilansir dari merdeka.com ini menjelaskan, Capaian tersebut menjadi pijakan awal pelaksanaan MBG pada tahun 2026. Mulai 8 Januari 2026, sebanyak 19.188 SPPG siap beroperasi serentak dan melayani sekitar 55,1 juta penerima manfaat di berbagai wilayah Indonesia.

Pada tahap awal 2025, MBG mulai dijalankan pada 6 Januari dengan dukungan 190 SPPG dan menjangkau sekitar 570 ribu penerima manfaat. Fase ini difokuskan pada penguatan sistem, kesiapan operasional, serta penyempurnaan tata kelola layanan gizi agar program berjalan terukur dan akuntabel.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menyatakan bahwa capaian sepanjang 2025 menjadi tonggak penting dalam pembangunan sistem pemenuhan gizi nasional yang berkelanjutan.

Baca Juga:  Menteri Diktisaintek Resmi Lantik Prof. Sukardi Pimpin Unram Periode 2026–2030

“Tahun 2025 kami gunakan untuk membangun fondasi yang kuat. Dari 190 SPPG di awal tahun hingga 19.188 SPPG di akhir tahun, ini menunjukkan kerja masif dan terukur dalam menyiapkan layanan MBG,” ujar Dadan di Jakarta, Kamis (1/1).

Ia menegaskan, kesiapan tersebut memungkinkan MBG memasuki 2026 dengan cakupan penerima manfaat yang besar sejak hari pertama, sekaligus memperluas ruang peningkatan kualitas layanan.

55 Juta penerima manfaat
“Mulai 8 Januari 2026, MBG langsung melayani lebih dari 55 juta penerima manfaat. Pada tahun 2026, MBG tidak hanya berfokus pada intervensi gizi, tetapi juga pada peningkatan kualitas layanan SPPG serta penguatan edukasi gizi agar masyarakat memiliki pemahaman yang lebih baik dalam memilih makanan sehat dan bergizi,” tegasnya.

Menurut Dadan, pendekatan tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang pemerintah untuk membangun pola konsumsi sehat sejak dini, seiring target peningkatan jumlah penerima manfaat hingga 82,9 juta orang. (net)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel katantb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menteri Diktisaintek Resmi Lantik Prof. Sukardi Pimpin Unram Periode 2026–2030
ITDC Gandeng IAS Property Indonesia dalam Penyediaan Layanan Travel Management Corporate
Anggota DPRD Lombok Timur Dapil II Mahdan Beri Sinyal Program untuk Ruang Ngaji MDT Salikussibyan
Ruang Belajar Sederhana Tak Surutkan Semangat Santri MDT Salikussibyan Ngaji
TGB Zaenul Majdi Beri Tausiyah di Pengajian Peringatan Haul ke-19 YPNMPP Hubbul Jiron NWDI Pringgarata
Komisi V DPR RI Siap Kawal Aspirasi Pembangunan SPAM Cerorong Danau Biru
MK Putuskan Wartawan Tak Bisa Langsung Dipidana atas Karya Jurnalistik
SMKN 1 Kopang Lombok Tengah Teken Perjanjian Kerja Sama Enduro Home Service dengan Pertamina
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 23:06 WITA

Menteri Diktisaintek Resmi Lantik Prof. Sukardi Pimpin Unram Periode 2026–2030

Rabu, 25 Februari 2026 - 17:06 WITA

ITDC Gandeng IAS Property Indonesia dalam Penyediaan Layanan Travel Management Corporate

Kamis, 29 Januari 2026 - 06:02 WITA

Anggota DPRD Lombok Timur Dapil II Mahdan Beri Sinyal Program untuk Ruang Ngaji MDT Salikussibyan

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:15 WITA

Ruang Belajar Sederhana Tak Surutkan Semangat Santri MDT Salikussibyan Ngaji

Minggu, 25 Januari 2026 - 14:36 WITA

TGB Zaenul Majdi Beri Tausiyah di Pengajian Peringatan Haul ke-19 YPNMPP Hubbul Jiron NWDI Pringgarata

Berita Terbaru